TAWAKAL DAN USAHA

Masa mula-mula bisnes serius saya struggle. Saya faham saat saya tak punya apa-apa.

Saya bukan saja tak punya apa-apa untuk ditunjukkan pada orang demi maruah diri sebab pilih jalan bisnes, tapi sekadar untuk diri sendiri pun tak ada.

Masa tu semangat untuk buktikan yang saya boleh berjaya dalam bisnes pada orang membuak-buak, untuk buktikan jalan bisnes yang saya pilih ini betul, saya perlukan satu perubahan hidup.

Tapi sekadar duit nak makan pun tak ada, apatah lagi nak buktikan pada orang. Perubahan? Zero. Nothing.

Saat itu saya faham yang saya hanya perlu buktikan pada diri sendiri.

Saya faham saat rasa jobless, homeless, menumpang tidur kedai orang, pegi jadi agen jual macam-macam di pasaraya, tanpa ada duit sikit pun ditangan. .

Susah teruk. Tapi itulah jalan yang saya pilih.

Masa tu sangat kurang makan. Duit tak ada. Selalu kena gastrik.

Makan pun harap orang belanja. (Tapi saya tak meminta, tapi kawan selalu kesian kalau tengok saya minum je time lepak dan tak makan.)

Sehingga hari ini pun terus berjuang, masih belum henti-henti. Semua demi cita-cita.

Saya tak harap saya dapat ubah dunia, tapi saya harap dapat do ‘my part’ dalam journey hidup ini.

Nasihat saya, “mulalah memberi saat kita tak punya apa-apa, kita akan bantu lebih ramai orang saat kita pegang dunia.”

#theceolife #Infinity7 #salamjumaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close